Ujian ataupun cobaan adalah suatu sunnatullah yang Allah berikan pada hambanya. Dalam surah Al Mulk Allah berfirman, “Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. “
Apa yang anda rasakan ketika anda mendapat ujian? Semua orang menganggap ujian adalah hal yang sangat menyedihkan. Hidup begitu sangat sempit, sangat terasa dalam melangkahi hidup ini. Merupakan hal yang wajar jika ada manusia yang tak kuat menjalani ujian tersebut. Hingga akhirnya ia memilih mengakhiri nyawanya dengan sangat sadis. Gantung diri, terjun dari jendela. Dan masih banyak lagi kejadian-kejadian orang putus asa dalam hidupnya. Sungguh begitu malang sekali nasib orang tersebut.
Sekarang ujian apa yang sedang anda alami? Tidak dapat kerja? Atau tidak lulus? Atau mungkin masalah keluarga? Oh.. bukan itu saja ujian yang sering dialami. Ada begitu banyak ujian yang akan datang pada anda. Pernah anda menghitung berapa ujian yang dihadapi? Biasanya memang ujian itu datang beruntun. Atau kata orang “jatuh tertimpa tangga plus ditimpa ember”. Jika anda mengalaminya, jangan bersedih…!!
Bunuh diri bukan cara untuk menyelesaikan ujian itu. Justru ketika mati, akan datang permasalahan lagi.
Coba renungkanlah alqur’an surah al mulk diatas :
1. Maha Suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
2. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. dan dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
Ketika anda diberi cobaan, keimanan kita akan ditingkatkan Allah dengan syarat, lulus ujian tersebut. Ujian bukan merupakan suatu musibah yang diberikan Allah, namun justru sebaliknya, Allah sangat cinta pada hamba yang diuji-Nya. Jadi jangan bersedih!!
Rasulullah pernah bersabda, sesungguhnya Allah jika ia mencintai hambanya, maka dia akan di uji.
Bagaimana? Anda ingin dicintai Allah? Begitu besar kekuasaan Allah pada hambanya. Cinta Allah begitu besar, jika Allah sudah cinta, tidak ada bandingannya dunia dan isinya.
Penulis pernah mengalami beberapa ujian yang diberikan Allah. Dan itu bukan hanya satu kejadian, namun beberapa kejadian bergantian. Pertama, harus meninggalkan rumah kontrakan, karena rumah tersebut akan diambil tuan rumah. Terpaksa harus menumpang di rumah teman. Tak lama kemudian, hp hilang dicuri di bus. Disaat itu juga istighfar diucapkan. Dibulan yang sama, saya bingung harus mendapatkan uang dari mana. Biasanya saya kerja sampingan, namun handycam saya rusak. Tidak bisa di pakai. Sumber rezeki saya, saat itu memang sangat kurang. Bahkan minus.
Allah, memang terasa sekali ketika allah sedang menguji hambanya. “akhi, innallaha iza ahabba abdan ibtalahu” saudaraku, seorang temanku mengingatkan disaat renungan-renunganku. Ketika allah cinta pada seseorang maka Ia akan mengujinya.
Subhanallah, teman tadi mengingatkan ku akan hadits yang begitu menyentuh. Dengan hadist tersebut semangat bekerja berpacu kembali. Selalu ku ulang-ulangi hadist tersebut. Dengan begitu, kesabaran akan terbentuk.
2 minggu kesabaran ini di uji, allah pun memberi jawaban. Setelah terusir dari rumah, allah memberikan rumah yang bagus. Lokasi yang sangat strategis dari kampus. Cukup naik bus satu kali dengan biaya yang murah 25 pt/Rp.450. bukan hanya itu, aku bisa tiap hari kuliah dengan bus yang tidak begitu sesak.
Tak lama setelah itu, aku mengakhtifkan no hp yang hilang. Telp pertama setelah di aktifkan adalah bisnis ku. Subhanallah, setalah hp di aktifkan, rezeki datang tidak menduga. Bahkan tidak terbayang olehku. Aku mendapat beasiswa bulanan yang lumayan besar.
Subhanallah, aku teringat hadist nabi yang mengatakan “sesungguhnya setelah susah itu ada kemudahan”. Ternyata begitu allah mencintai hambnya, ketika Dia sudah inta, semua akan menjadi mudah. Namun bukanlah ujian Allah berhenti disitu, ujian kesenangan Allah itu lebih berat dibanding ujian kesusahan.
Kisah diatas bukan untuk dipuji atau terlalu berlebihan. Namun, saya hanya ingin memberikan satu ibroh/hikmah untuk para pembaca semua.
akhirnya, saya hanya bisa mengingatkan;
“Ketika allah cinta pada seseorang maka Ia akan mengujinya.”
sumber : http://bangdha.multiply.com/journal/item/26/Cinta_Dibalik_Ujian
~Kesenian adalah Keluhuran Hati ~
~Tuhanku...Aku ingin menghibur dari dhibur...Aku ingin mengasihi dari dkasihi...Mencintai dari dcintai...Kerna dengan memberi aku menerima...Dengan memaafkan aku dmaafkan...Dengan cinta aku bangkit kembali & Dengan cinta aku hidup abadi...Dan bermulalah bicara untaian kata antara hati dan perasaan...~
Home